Books By Publisher Forum


Categories

Publishers

Cover Mind, Self, and Society (Pikiran, Diri, dan Masyarakat) Forum
See Detail

Mind, Self, and Society (Pikiran, Diri, dan Masyar ...

George Herbert Mead


Price
Rp 120,000,-
Synopsis

George Herbert Mead adalah tokoh yang mempunyai pengaruh besar dalam bidang filsafat sosial dan psikologi di abad ke-20. Gagasannya yang sangat penting adalah munculnya pikiran (mind), dan diri (self) dari  proses komunikasi di antara organisme. Atas gagasan pentingnya tersebut, Mead dikenal sebagai seorang behavioris sosial.
Mead mengembangkan filosofi proses materialis yang disandarkan pada tindakan manusia dan tindakan komunikatif secara khusus. Ide dasar dari konsep behaviorisme sosial yang dibangun oleh Mead adalah bahwa pikiran bukan sesuatu yang substantif di alam transenden, bukan pula serangkaian peristiwa yang terjadi dalam struktur fisiologis. Dengan demikian, konsep tersebut menjadi antitesis dari pemahaman bahwa pikiran merupakan hal yang terpisah dari tubuh.
Dalam sudut pandang Mead, pikiran adalah fokus individual dari proses komunikasi. Ini adalah perilaku linguistik dari pihak individu. Pikiran tidak dapat direduksi menjadi neurofisiologi individu organik, tetapi muncul dalam proses sosial yang dinamis dan berkelanjutan yang merupakan pengalaman manusia. Gagasan Mead tersebut pada gilirannya menunjukkan rangkaian keterjalinan antara pikiran (mind), diri (self), dan Masyarakat (society).

Read More
Cover Studies on Hysteria: Telaah Kepribadian dan Terapi Psikoanalitik Forum
See Detail

Studies on Hysteria: Telaah Kepribadian dan Terapi ...

Sigmund Freud; Josep Breuer


Price
Rp 79,000,-
Synopsis

Studies on Hysteria (Studien Uber Hysterie) adalah naskah yang biasa dianggap sebagai titik awal Psikoanalisis. Dalam naskah inilah benih-benih awal berbagai pandangan Freud yang kemudian dikodifikasikan sebagai Psikoanalisis bermula. Salah satu metodenya yang paling terkenal tentang Asosiasi Bebas (FreieAssoziation) juga bisa ditemukan permulaannya di sini.
Risalah ini dipublikasikan pertama kali dengan versi judul yang lebih panjang pada tahun 1893 dalam majalah Neurologisches Centralblatt dalamdua kali publikasi, bab 1 dan 2 pada edisi 1 Januari dan bab 3-5 pada edisi 1 5 Januari. Sebagaimana kebanyakan terjadi pada risalah-risalah awal Freud publikasi naskah ini pun tidak menarik banyak perhatian publik. Terjemahannya dalam bahasa Inggris dirilis dua tahun kemudian, dan lebih dari sepuluh tahun kemudian (tahun 1909) baru perm'ntaan untuk penerbitan edisi cetak ulangnya muncul.
Edisi yang ada di tangan pembaca ini bersumber dari terjemahan Inggris Strachey atas naskah bahasa Jerman edisi tahun 1925 yang mengalami beberapa revisi dari Freud termasuk penambahan catatan kaki. Meski demikian, sementara edisi 1925 itu sama sekali tidak mernuat kontribusi Breuer, Strachey kernbali memasukkan bagian tersebut dan menjadikan naskah ini sebagai naskah terlengkap Studies on Hysteria. Kini, satu abad lebih sejak penerbitan awalnya, naskah ini hadir pertama kalinya dalam bahasa Indonesia sebagai naskah yang menurut Freud sendiri dalam pengantarnya "musti menjadi bacaan awal mereka yang tertarik ikhwal perkembangan Metode Katarsis (Kathartische Methode) menuju Psikoanalisis"

Read More
Cover Perang Atas Nama Iman Forum
See Detail

Perang Atas Nama Iman

Khairul Amal, S.S.I., M.A


Price
Rp 65,000,-
Synopsis

Terminologi "Jihad: memang kontroversial dan multitafsir. Namun demikian, jika kita dihadapkan pada terminologi "perang", maka jelaslah gambaran yang mengisi pikiran kita. Sejarah umat manusia memang tidak lepas dari perang, pertempuran, penaklukan, dan istilah sejenisnya yang melibatkan adu fisik dan atau adu senjata. Apapun latar belakang agama yang dipeluk oleh umat manusia, denomena perang tidak bisa dihindarkan.
Bangsa dan suku mana saja tidak lepas dari peperangan di masa lalu. Oleh karenanya, perang bukanlah milik agama Islam semata. Sebelum Nabi Muhammad Saw diutus untuk mendakwahkan risalah Islam, perang telah menjadi tradisi bagi umat manusia.
Dengan demikian, kita tidak memberikan porsi yang tepat dan pantas jika mengklaim bahwa Islam adalah agama yang melegalkan perang, mengajarkan radikalisme, dan menghalalkan kekerasan secara brutal.
Lantas, bagaimana perang yang dilakukan oleh umat Islam di rea awal? Dalam berbagai literatur sejarah, umat Islam era awal--yang dalam buku ini disebut sebagai kaum beriman awal--memang melakukan banyak ekspedisi militer. Mulai dari pertempuran melawa kaum Quraysh dalam Perang Badr, Uhud, Khandaq, penaklukan kota Makkah, hingga pertempuran melawan tiga klan Yahudi (Bani Qaynuqa', Bani Al-Nadir, dan Bani Qurayzah) di Madinah, umat Islam mengangkat senjata, baik untuk menyerang ataupun bertahan. Dari peristiwa inilah klaim perang dirujuk oleh sebagian umat Islam dan para peneliti, baik Muslim maupun nonmuslim. Dari Aneka ekspedisi militer yang dilakukan oleh kaum beriman awal itu pula doktrin jihad didasarkan.
Buku ini hadir sebagai jawaban sekaligus penolakan atas argumentasi bahwa jihad di jalan Allah adalah perang. Buku ini memaparkan secara jeli perihal motif perang yang dilakukan oleh kaum beriman awal yang rupanya tidak melulu jihad di jalan Allah.

Read More
Cover Samudra Rubaiyat: Menyelami Pesona Magis dan Rindu Forum
See Detail

Samudra Rubaiyat: Menyelami Pesona Magis dan Rindu

Cep Subhan KM (Kurator)


Price
Rp 60,000,-
Synopsis

Rumi bertanya, “Jika ilmu pengetahuan dan logika membuat orang semakin pandai dan cerdik, mengapa pada saat yang sama menimbulkan permusuhan? Mengapa orang beriman itu berpikiran sempit dan banyak melakukan penyimpangan? Apakah pandangan sempit merupakan sifat dan ciri para pendiri agama besar? Apa sebenarnya nilai kitab suci bagi orang beriman? Apakah hanya untuk dibaca dengan suara merdu dan tidak untuk ditafsirkan dalam rangka menjawab realitas kehidupan? Mengapa orang beriman yang tahu isi kitab suci itu gagal dalam tindakan dan muamalah?”

Read More
Cover Matahari Diwan Syams Tabrizi: Terbang Bersama Cahaya Cinta dan Duka Cita Forum
See Detail

Matahari Diwan Syams Tabrizi: Terbang Bersama Caha ...

Cep Subhan KM (Kurator)


Price
Rp 75,000,-
Synopsis

Hari itu, sebagaimana biasanya, Jalaluddin Rumi tengah mengajar para muridnya dalam sebuah perkuliahan. Tiba-tiba seseorang yang sebelumnya belum dikenal secara lebih dekat oleh Rumi masuk ruang perkuliahan tersebut. Orang asing itu pun menunjuk sebuah tumpukan buku sembari bertanya dengan nada bentakan, “Apa ini?” Rumi menjawab dengan nada jengkel, “Kau tidak akan mengerti.”
Mendapat jawaban yang demikian dari Rumi, orang itu lantas membawa buku-buku tersebut untuk dibakar. Maka, tersulutlah api yang membakar buku-buku tersebut. Melihat hal aneh semacam itu, Rumi ganti bertanya, “Apa ini?” Orang asing itu menjawab, “Kau tidak akan mengerti.”
Saat itu, Rumi terhentak dalam kebingungan. Dia merasa bodoh, hingga pada akhirnya menjadi murid dari orang asing yang membakar buku-buku itu. Orang asing tersebut adalah Syamsuddin Al-Tabrizi, atau dikenal sebagai Syams Tabrizi. Dialah guru yang membimbing Jalaluddin Rumi untuk meninggalkan segalanya. Sejak pertemuannya dengan Syams Tabrizi, Rumi berubah secara drastis. Hingga pada akhirnya, Rumi menjadi sufi agung yang populer dengan syair-syair indahnya.
Suatu ketika, Syams Tabrizi meningggalkan Rumi tanpa memberitahukan ke mana tujuan dari kepergiannya itu. Rumi bagai anak ayam yang kehilangan induknya. Maka, lahirlah sebuah kitab yang bertajuk “Diwan Syams Tabrizi” yang berisi ghazal-ghazal kerinduan Rumi kepada sang guru, Syams Tabrizi.

Read More
Cover Semesta Matsnawi: Melintas Batas Cakrawala Kerinduan Forum
See Detail

Semesta Matsnawi: Melintas Batas Cakrawala Kerindu ...

Cep Subhan KM (Kurator)


Price
Rp 75,000,-
Synopsis

“Rumi mampu menuangkan segala hal yang membingungkan di dunia ini sehubungan dengan pertumbuhan dan perkembangan manusia dengan sangat jelas dan apa adanya. Dia tidak perlu menyalahkan dan melibatkan seseorang....Puisi-puisi Rumi kini bisa didengar di gereja, sinagoga, biara, bahkan pertunjukkan seni atau musik di pusat kota New York.”
Shahram Shiva
(Sastrawan)

“Kehidupan dan transformasi Rumi memberikan bukti nyata bahwa orang dengan berbagai latar belakang agama bisa hidup rukun dan berdampingan. Cara pandang Rumi, kata-katanya dan bahkan kehidupannya mengajarkan kepada kita bagaimana mencapai perdamaian dan kebahagiaan secara lebih mengena. Pada akhirnya, kita bisa menghentikan gelombang kebencian dan permusuhan sehingga tercapailah kerukunan dan perdamaian dunia seutuhnya.”
Prof. Majid M. Naini
(Peneliti Ahli Karya-karya Jalaludin Rumi)  

Read More
Cover Passage Into Silence (Lorong Sunyi) Forum
See Detail

Passage Into Silence (Lorong Sunyi)

Ambhita Dhyaningrum (Kurator)


Price
Rp 68,000,-
Synopsis

Ketika nama Maulana Jalaluddin Rumi disebutkan, fokus kita adalah pada gagasannya tentang teosofi yang terangkai dalam kalam-kalam indah. Rumi adalah legenda yang berangkat dari disiplin teologi Islam kemudian berlari menuju tasawuf ekstrem. Kehidupan pribadinya berubah total; hingga kemudian dikucilkan, dihormati, dimusuhi, dan disegani. Praktis, gaya hidup Rumi mengalami perubahan yang sangat signifikan.
Berangkat dari rasionalitas yang biasa, namun kemudian dia terbang membubung tinggi meninggalkan segala rasionalitas yang terbatas. Pikirannya bebas, merdeka, dan tak terhentikan oleh kemapanan yang konservatif. Hanya saja pikirannya yang terbang itu justru terikat oleh temali cinta dan rindu yang membuncah. Tidak mengherankan jika kondisi semacam itu melahirkan bait demi bait syair sufisme yang memesona.

Read More
Cover Moses and Monotheism: Musa dalam Sudut Pandang Psikoanalisis Forum
See Detail

Moses and Monotheism: Musa dalam Sudut Pandang Psi ...

Sigmund Freud


Price
Rp 68,000,-
Synopsis

Musa adalah nabi terbesar bagi bangsa Israel. Di dalam Perjanjian Lama, nama Musa senantiasa menghiasi kitab suci tersebut dengan kisah agungnya, terkhusus dalam Pentateukh. Yang paling heroik dan banyak dikenang dari kisah Musa adalah pada peristiwa eksodus yang di dalam Pentateukh tersebut terekam dalam Kitab Keluaran (Exodus). Dia memimpin bangsa Israel keluar dari Mesir dan tekanan Firaun di sana.
Kisah dalam Pentateukh tersebut banyak dijadikan referensi dan diikuti banyak penulis dalam historiografi Musa. Terlebih lagi bahwa kisah tersebut disandarkan pada isi sebuah kitab suci yang kebenarannya tidak bisa ditawar (oleh para pengimannya). Namun demikian, Sigmund Freud yang juga berasal dari keturunan bangsa Israel justru mendobrak “kemapanan” kisah tersebut. Freud berani merekonstruksi kisah Musa, terlebih lagi identitas Musa sebagai seorang yang berkebangsaan Mesir.
Sebenarnya, Freud telah mendapatkan kritikan yang menohok dari karya lainnya, Totem & Taboo. Alih-alih tunduk pada kritikan, karya Freud ini, Moses & Monotheism, justru semakin menegaskan kritikan dari berbagai kalangan – terutama para rohaniawan—atas gagasannya terkait sejarah agama. Meski begitu, Moses & Monotheism tetaplah referensi kecil yang liar dalam memahami gagasan Freud perihal Musa dan keyakinan yang didakwahkannya. Oleh karenanya, kita harus melepaskan kacamata keimanan kita dulu untuk memahami gagasan liar Freud ini.

Read More
Cover Wong Blandong: Eksploitasi dan Rehabilitasi Hutan Jati di Jawa pada Masa Kolonial Forum
See Detail

Wong Blandong: Eksploitasi dan Rehabilitasi Hutan ...

Aulia Rahamat Suat Maji


Price
Rp 50,000,-
Synopsis

Sejarah mencatat bahwa di masa lampau, kayu jati telah menjadi komoditas yang tidak terpisahkan dari pembangunan berbagai kerajaan klasik di Nusantara – baik kerajaan Hindu-Buddha maupun Islam. Bahkan, kayu jati pun digunakan sebagai bahan utama pembuatan kapal-kapal militer guna memperkuat pasukan maritim di Nusantara. Hutan jati yang membentang di sepanjang wilayah utara Jawa pada gilirannya menjadi objek eksploitasi untuk berbagai kepentingan karena kualitas yang sangat baik tanpa mengindahkan dampak alam yang mengancamnya. Karena alasan itulah, kayu jati – yang kala itu menjadi komoditas yang mewah di Eropa – menjadi target eksploitasi oleh pemerintah Hindia Belanda di Pulau Jawa.
Buku yang sekarang berada di tangan Anda ini mencoba untuk menelusuri kegiatan rehabilitasi hutan jati di Jawa yang dilatarbelakangi oleh eksploitasi pada masa VOC dan tanam paksa. Tidak hanya kegiatan rehabilitasi, dampak yang ditimbulkan dari proses eksploitasi besar-besaran bagi masyarakat sekitar pun turut menjadi bahasa buku ini.
Alhasil, selain menyajikan narasi sejarah, buku ini juga mencoba menguak fakta-fakta masa lalu yang diambil dari data-data penting. Maka tidak berlebihan jika buku ini berhasil memotret secara baik sejarah hutan jati pada masa kolonial yang merupakan kerangka kecil dari kerangka besar sejarah Nusantara. Selamat membaca.

Read More
Cover Samin: Bahasa Persaudaraan dan Perlawanan Forum
See Detail

Samin: Bahasa Persaudaraan dan Perlawanan

Hari Bakti Mardikantoro


Price
Rp 75,000,-
Synopsis


Berbicara mengenai masyarakat Samin tentu yang muncul dalam pandangan kita ialah tentang budaya, tradisi, perilaku, adat, dan bahasa mereka. Terutama tentang bahasa, masyarakat Samin mempunyai keunikan dan keistimewaan tersendiri. Disebut unit karena masyarakat Samin tidak mau menggunakan tutur bahasa yang halus (bahasa Jawa krama) yang hal itu tentu berbeda dengan masyarakat di luar Samin. Sementara itu, disebut istimewa karena dalam penggunaan bahasa tersebut dilatarbelakangi oleh sejarah perlawanan terhadap para kolonial di masa lalu.
Namun demikian, komunitas masyarakat yang merupakan pengikut ajaran seorang tokoh bernama Samin Surosentiko itu telah mengalami banyak perubahan dan pergeseran seiring perkembangan zaman. Masyarakat Samin di masa lalu dengan masyarakat Samin di masa kini tentu tidak lagi sama. Masyarakat Samin sudah mengalami banyak perubahan dan menerima berbagai kemajuan. Begitu juga tentang bahasa yang mereka gunakan, tentu kini mengalami pergeseran. Meski demikian, ada beberapa hal yang masih mereka pertahankan hingga kini.
Buku ini merupakan penelitian yang mendalam tentang masyarakat Samin. Buku ini memfokuskan pada kajian masyarakat Samin terutama perihal bahasa Jawa yang mereka pergunakan. Meski fokus bahasanya pada bahasa, namun juga tidak jarang mengungkap aneka hal yang menjadi keunikan dan keistimewaan masyarakat Samin.

Read More
Cover Yahudi: Agama, Etnis, dan Sejarah yang Tersembunyi Forum
See Detail

Yahudi: Agama, Etnis, dan Sejarah yang Tersembunyi

Henry C. Adams


Price
Rp 95,000,-
Synopsis

Kaum Yahudi dijadikan budak, diusir, bahkan dibunuh. Nabukadnezar, Raja Babilonia, menjadikan mereka sebagai budak. Raja Romawi, Titus, menghabisi setiap orang yang mengaku Yahudi. Begitujuga di Spanyol, di bawah kekuasaan Ratu Isabella, kaum Yahudi diusir dan dibunuh.
Di Turki, Prancis, Italia, dan negara-negara lainnya di setiap benua, tak lebih baik nasib mereka dibanding di negara lain. Pada masa kelam itu kaum Yahudi tidak leluasa untuk menunjukkan identitas mereka. Hak-hak hidup mereka direnggut. Mereka tidak boleh menjabat posisi-posisi strategis dalam kepemerintahan di negara tempat mereka tinggal. Perilaku diskriminatifterhadap mereka terus berlangsung dari generasi ke generasi. Demi keselamatan, mereka harus hidup dalam kepalsuan.
Meskipun di bawah bayang-bayang ketidakadilan, yang disertai teror dan kematian, mereka melakukan hal-hal yang membuat mereka bertahan, bahkan mengubah peta dunia Saat ini. Buku ini mengungkap semua itu. Inilah buku paling klasik yang berusaha memotret sejarah kelam Kaum Yahudi. Sebuah buku yang secara detail menjelaskan penganut agama dan bangsa yang Saat ini begitu berkuasa; dibenci sekaligus ditakuti.

Read More
Cover A History of Europe (Sejarah Eropa) Forum
See Detail

A History of Europe (Sejarah Eropa)

Willis Mason West


Price
Rp 350,000,-
Synopsis

Berawal dari berkembangnya sebuah peradaban yang mengagumkan di sekitar lembah Nil dan Eufrat pada tujuh ribu tahun silam, peradaban Eropa mulai menyebar secara perlahan dengan balutan pengaruh dari kebudayaan Timur yang memiliki ciri khas tersendiri, Di bawah kendali orang-orang Yunani (sekitar tahun 500 SM), kebudayaan tersebut kemudian berkembang dan mekar seperti bunga.
Sampai periode ini. Eropa Barat dan cabangnya menjadi sesuatu yang paling diperhatikan dalam sejarah. Meski awalnya mereka nampak tenggelam dalam kepungan barbarisme, narnun pada tahun 800 terjadi pemulihan Kekaisaran Roma yang dilakukan oleh Karel Agung dan paus yang menandakan suksesnya peleburan atau perpaduan antara budaya yang terdahulu dengan elemen-elemen baru di Barat Peristiwa ini sekaligus menandakan adanya periode akbar dari perkembangan manusia yang kita sebut dengan Sejarah Kuno.
Kajian tentang sejarah Eropa memang tidak bisa dilepaskan dari sosok Karel Agung atau Charlemagne yang merupakan Salah satu penguasa terbesar dalam sejarah Eropa. Kemunculan Karel sebagai Raja Frank tercatat telah membawa harapan baru bagi Dunia Barat yang telah lama mengalami keterpurukan pada Abad pertengahan. Tak hanya itu, Sosok bergelar Bapak Eropa itu juga telah meletakkan fondasi bagi perkembangan politik dan budaya di Eropa selama berabad-abad yang akan datang.
Buku karya Willis Mason West yang sekarang berada di tangan Anda ini mencoba menelusuri interaksi dan perkembangan dari berbagai kekuatan yang dibawa zaman kuno yang telah dipadukan secara parsial di dalam Kekaisaran Karel Agung. Di dalamnya, Anda akan diajak menelusuri perkembangan umat Kristen Latin dari Karel Agung hingga Luther, serangkaian "Zaman Kegelapan" dari invasi orang-orang Norwegia hingga Perang Salib atau zaman Feodal, masa transisi menuju era baru yang kita kenal dengan Renaissance, era pemerintahan Monarki Eropa, era Revolusi Inggris dan Revolusi prancis, dan lain-lain.

Read More