Books By Publisher Kepustakaan Populer Gramedia


Cover Dari Columbus untuk Indonesia Kepustakaan Populer Gramedia
See Detail

Dari Columbus untuk Indonesia

R William Liddle


Price
Rp 29,000,-
Synopsis

Buku ini berisi komentar para sahabat dan murid tentang Prof R William Liddle. Dalam buku ini pembaca tidak saja memperoleh informasi mengenai sisi lain Liddle, melainkan bisa melihat cara pandang murid dan sahabatnya yang rata-rata intelektual terkemuka di Indonesia. Liddle, yang lebih akrab disapa Bill Liddle, ialah seorang pengamat politik AS yang sudah lama berkecimpung dalam penelitian sosial-politik Indonesia. Ia lahir pada 18 Januari 1938, kemudian menjadi ahli Indonesia (Indonesianis) dan Asia Tenggara. Mereka yang berkomentar dalam buku ini, antara lain: Dodi Ambardi, Saiful Mujani, Yohanes Sualiman, Eep Saefullah Fatah, Mohtar Mas'oed, Rizal Mallaranggeng, Makarim Wibisono, Dewi Fortuna Anwar, Juwono Sudarsono, Ishadi S.K., Sarwono Kusumaatmaja, Jeffrie Geovanie, Samsu Rizal Panggabean, Ihsan Ali-Fauzi, Goenawan Mohammad, Dinna Wisnu, Ari A. Perdana, Hadi Soesastro, dan Thee Kian Wie.

Read More
Cover Menapak Tiang Langit - Pendakian 7 Puncak Benua Kepustakaan Populer Gramedia
See Detail

Menapak Tiang Langit - Pendakian 7 Puncak Benua

Ahmad Arif, dkk ; Rudy Badil, Sani Handoko (Editor)


Price
Rp 169,000,-
Synopsis

Carstensz Pyramid (4.884 meter) di Papua pada 23 dan 26 Februari 2009 merupakan awal jejak Tim Mahitala Unpar Bandung menapak Seven Summits Dunia. Tim muda usia ISSEMU, Sofyan Arief Fesa (28), Xaverius Frans (24), Janatan Ginting (23), dan Broery Andrew Sihombing (23) melanjutkan jejak mereka ke Kilimanjaro (5.895 m) di Afrika pada 10 Agustus 2010, Puncak Elbrus (5.642 m) di Rusia pada 24 Agustus 2010, lalu menjadi tim pendaki Indonesia pertama yang tiba di Puncak Vinson (4.897 m) di Antartika, Kutub Selatan pada 13 Desember 2010. Tim ini juga berhasil mendaki Puncak Aconcagua (6.962 m) di Argentina pada 9 Januari 2011, dan akhirnya berhasil menapaki Puncak Everest (8.848 m) di Himalaya, Nepal, pada 20 Mei 2011. Akhirnya keempat pendaki  ISSEMU secara lengkap tiba di puncak ketujuh, Denali (6.194 m) di Alaska pada 8 Juli 2011 lalu. Merekalah Seven Summiteers Indonesia pertama!  Selamat!

Read More
Cover Seri Lawasan POTRET Kepustakaan Populer Gramedia
See Detail

Seri Lawasan POTRET

Hermanu


Price
Rp 29,000,-
Synopsis

Buku ini menyajikan cerita singkat fotografi. Dikembangkan dari katalog terbitan Bentara Budaya Yogyakarta (BBY), Potret tidak sekadar mengulas sejarah fotografi, namun juga berbagai jenis kamera, cara memotret, dan tata cara mencuci- cetak film negatif. Paduan antara humor dan tampilan bermacam kamera kuno pun dikemas apik dan menarik hingga mampu mengunjukkan cerita kejayaan fotografi di masa lampau, yang juga membawanya pada kejayaan abadi. Seri Lawasan mengoerei prihal fatsal-fatsal jang koeno-koeno dimana toean dan njonja bisa dapat mengenang pelbagai benda koeno melaloei padoean sedjarah, loekisan, tjeritera, dan potret jang menarik hati. Empat joedoel seri ini: Pit Onthel, Uang Kuno, Potret, Pranata Mangsa.

Read More
Cover Seri Buku Tempo: Tjokroaminoto Kepustakaan Populer Gramedia
See Detail

Seri Buku Tempo: Tjokroaminoto

Tim BUKU TEMPO


Price
Rp 39,000,-
Synopsis

 

Menentang feodalisme, Haji Oemar Said Tjokroaminoto punya andil menempa para tokoh pergerakan nasional. Dialah guru politik serta induk semang Presiden Soekarno serta tokoh pergerakan lain, seperti Semaoen, Musso, Alimin, dan Kartosoewirjo.

Di tangan Tjokro, Sarekat Islam berubah dari organisasi saudagar batik pribumi menjadi gerakan politik yang bedar dan kuat. Pidato dan tulisannya menginspirasi puluhan ribu orang dan menumbuhkan semangat kebangsaan. Rakyat jelata menganggapnya "Ratu Adil", sementara Pemerintah Belanda menjulukinya "Raja Tanpa Mahkota".

Read More
Cover Imaji-imaji Ruang Kepustakaan Populer Gramedia
See Detail

Imaji-imaji Ruang

Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII)


Price
Rp 95,000,-
Synopsis

Imaji-imaji Ruang menampilkan karya 20 desainer interior anggota HDII (Himpunan Desainer Interior Indonesia)-Jakarta, meliputi kafe, rumah tinggal, apartemen, dan bangunan umum lainnya. Imaji-imaji yang dihadirkan unik dan kreatif, sementara olah material dan bentuk desainnya inovatif. Buku ini bisa menjadi referensi penting bagi pembaca umumnya dan desainer interior khususnya untuk memahami perkembangan desain interior Indonesia terkini. The Book Images of Space features the work of 20 interior designers, members of the Indonesian Society of Interior Designer (HDII)-Jakarta, which include cafes, homes, apartments, and other public buildings. The images presented are unique and creative, while the processed materials and shapes have innovative designs. This book can be an important reference for readers in general and interior designers in particular to understand the development of the current Indonesian interior design.

Read More
Cover Panji Tengkorak - Kebudayaan dalam Perbincangan Kepustakaan Populer Gramedia
See Detail

Panji Tengkorak - Kebudayaan dalam Perbincangan

Seno Gumira Ajidarma


Price
Rp 69,000,-
Synopsis

Kajian komik Indonesia sepanjang sejarahnya terlalu sedikit, maka sebuah kajian yang

 

mendalam layak dilakukan. Kajian ini membandingkan buku komik Panji Tengkorak yang

 

digubah oleh Hans Jaladara sampai tiga kali, yakni tahun 1968, 1985, dan 1996, yang sebagai kesatuan disebut Tiga Panji Tengkorak. Maksud dan tujuan kajian atas Tiga Panji Tengkorak adalah mencari tahu dan mengungkapkan bagaimana kebudayaan berlangsung.

 

Dalam kajian ini dapat diikuti sejumlah perbincangan, mulai dari politik identitas sampai

 

bias gender, sehingga terbongkar bahwa ideologi yang tersandang dalam gambar realisme dan gambar kartun adalah konstruksi realitas. Tarik menarik antara objektivitas dan subjektivitas menjadi pergulatan antarwacana yang memberlangsungkan kebudayaan; yang memang akan selalu terhadirkan sebagai metakebudayaan, yakni kebudayaan tentang kebudayaan, karena kebudayaan hanya terhadirkan

 

dalam proses sebuah perbincangan.

 

Ini berarti manusia yang berada di dalam kebudayaan, dalam hubungan dibentuk/membentuk kebudayaan, hanya akan melihat kebudayaan sebagai suatu jejak. Tiga Panji Tengkorak adalah jejak-jejak kebudayaan yang dalam pembongkaran telah memperlihatkan berlangsungnya kebudayaan.

Read More
Cover Sastra Indonesia Awal Kepustakaan Populer Gramedia
See Detail

Sastra Indonesia Awal

Claudine Salmon


Price
Rp 59,000,-
Synopsis

Novel Indonesia yang pertama bukan Azab dan Sengsara oleh Merari Siregar (1920) tetapi Tjhit Liap Seng (Bintang Tujuh) oleh Lie Kim Hok (1886). Bukan terbit awal tahun 20-an tetapi 35 tahun sebelumnya. Bukan buah pena seorang Batak melainkan seorang Tionghoa dari Bogor. Malah karangan Lie Kim Hok itu didahului aktivitas penulis Peranakan lain yang sejak tahun 1850-an, dengan munculnya dunia pers dan penerbitan, atau bahkan lebih awal lagi dalam bentuk naskah tulisan tangan, telah menerjemahkan ratusan novel dari bahasa Tionghoa. Data-data ini mengundang kita untuk memandang kesusastraan Indonesia modern dengan mata baru. Seberapa luas sastra Peranakan itu, seberapa jauh berinteraksi dengan kesusastraan yang diciptakan orang Pribumi, apa akarnya dalam sastra Tionghoa dan Eropa, apa relevansinya bagi masyarakat Indonesia kini? Claudine Salmon, seorang pakar Prancis, telah 40 tahun meneliti masyarakat Tionghoa di Indonesia dari segi sejarah, sosial dan sastra. Buku ini merangkum 20 artikel yang pernah ditulisnya tentang sastra Tionghoa Peranakan dari paruh kedua abad ke-19 sampai masa awal Kemerdekaan.

Read More
Cover Panggilan Rasul Kepustakaan Populer Gramedia
See Detail

Panggilan Rasul

Hamsad Rangkuti


Price
Rp 19,000,-
Synopsis

Terinspirasi melihat anak-anak yang disunat, kumpulan cerpen Panggilan Rasul ditulis dengan gaya penulisan Hamsad yang khas: realistis, deskriptif, dan kaya detail, akan membawa pembaca masuk pusaran kisah-kisah yang apik, menarik, sekaligus menggelitik. Hamsad Rangkuti adalah sastrawan Indonesia yang dikenal luas melalui cerpen. Cerpen-cerpennya dimuat dalam berbagai harian dan majalah terbitan dalam dan luar negeri. Beberapa cerpennya bahkan telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan Jerman.

Read More
Cover Seri Buku Tempo: Hatta Kepustakaan Populer Gramedia
See Detail

Seri Buku Tempo: Hatta

Tim BUKU TEMPO


Price
Rp 29,000,-
Synopsis

Sekiranya masih hidup dan diminta memerikan situasi Republik Indonesia di awal abad ke-21, Mohammad Hatta hanya perlu mencetak-ulang tulisannya yang pernah terbit pada 1962: "Pembangunan tak berjalan sebagaimana semestinya.... Perkembangan demokrasi pun telantar karena percekcokan politik senantiasa. Pelaksanaan otonomi daerah terlalu lamban sehingga memicu pergolakan daerah."

Buku ini memaparkan sepak-terjang Mohammad Hatta, salah seorang Bapak Bangsa Indonesia dari pemikiran sampai ke asmara. Isi buku ini pernah dilaporkan dalam edisi khusus Majalah Berita Mingguan TEMPO sepanjang 2001-2009. Jauh di masa hidupnya, Hatta telah menerawang pahit-getir perjalanan Republik Indonesia sehingga sering disebut "melampui zaman".

Menurut Mohammad Hatta, demokrasi dapat berkalan baik jika ada rasa tanggung jawab dan toleransi di kalangan pemimpin politik. Sebaliknya, menurut dia, "Perkembangan politik yang berakhir dengan kekacauan, demokrasi yang berakhir dengan anarki, membuka jalan untuk lawannya: diktaktor."

Read More
Cover Ashadi Siregar - Penjaga Akal Sehat dari Kampus Biru Kepustakaan Populer Gramedia
See Detail

Ashadi Siregar - Penjaga Akal Sehat dari Kampus Bi ...

Candra Gautama, dkk


Price
Rp 49,000,-
Synopsis

Buku ini merupakan kumpulan komentar terhadap seorang dosen di Universitas Gadjah Mada bernama Ashadi Siregar. Buku ini diterbitkan sebagai tanda ucapan syukur purna-tugas Ashadi sebagai pengajar di Jurusan Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UGM pada 2010. Ashadi Siregar ialah dosen UGM (Universitas Gadjah Mada), Yogyakarta, yang terkenal lewat karya novel (yang kemudian menjadi film) berjudul Cintaku di Kampus Biru pada dasawarsa 1970-an. Novel ini kemudian menjadi awal julukan kampus UGM sebagai "kampus biru". Novel itu, bersama Kugapai Cintamu dan Terminal Cinta kemudian menjadi tonggak sastra Indonesia pada periode 1970-an. Mereka yang menyumbang tulisan mengenai Ashadi adalah: - Agus Sudibyo - Amarzan Loebis - Amir Effendi Siregar - Ana Nadhya Abrar - Arif Afandi - Bakdi Soemanto - Budhy K. Zaman - Budiman Tanuredjo - Butet Kartarejasa - Daniel Dhakidae - Dodi Ambardi - Emha Ainun Najib - Fitri Putjuk - Garin Nugroho - Goenawan Mohamad - Hotman M. Siahaan - Ignatius Haryanto - Imam Yudotomo - J Anto - Jacob Oetama - Maria Hartiningsih - Masmimar Mangiang - Mohtar Masoed - Musa Asy'arie - Oka Kusumayudha - Rizal Mallarangeng - Rondang Pasaribu - Rustam Fachri Mandayun - Saur_Hutabarat - Siti_Musdah_Mulia - Slamet_Riyadi_Sabrawi - Soehadi Soekarno - St Sularto - Veven_Sp. Wardhana - Zulkifly Lubis

Read More
Cover Petualangan Naif dan Mesin Waktu 2: Johan dan Enny Kepustakaan Populer Gramedia
See Detail

Petualangan Naif dan Mesin Waktu 2: Johan dan Enny

Franki Indrasmoro


Price
Rp 19,000,-
Synopsis

Petualangan NAIF berlanjut! Setelah mereka bertualang di dunia masa lalu pada seri pertamanya, kini pada seri kedua, mereka memulai lagi petualangan yang lebih seru dan lucu bahkan mungkin mengharukan. Ada kisah cinta dibalik semua peristiwa yang menempa grup band ini di mesin waktu. Selamat bertualang kembali di mesin waktu bersama mereka di jilid kedua ini!  

Read More
Cover Jurnalisme Bencana, Bencana Jurnalisme Kepustakaan Populer Gramedia
See Detail

Jurnalisme Bencana, Bencana Jurnalisme

Ahmad Arif


Price
Rp 19,000,-
Synopsis

Buku ini mencoba menguraikan beragam persoalan dan dilema yang dihadapi oleh wartawan di medan bencana. Topik yang disampaikan meliputi: detik-detik pertama wartawan sebagai korban, saksi, sekaligus pelapor bencana kesulitan menjadi wartawan yang terjun langsung ke kawasan bencana etika sewaktu mewawancarai korban bencana dilema menampilkan foto-foto para korban kepelikan meliput rekonstruksi dan rehabilitasi pascabencana keterbelahan peran sebagai anjing penjaga sekaligus penyalur bantuan dari industri media wartawan yang pindah kerja ke kompetitor yang memberi keuntungan finansial lebih besar.Sebagian besar kisah berasal dari penuturan langsung rekan wartawan di Aceh yang mengalami sendiri bencana gempabumi 2004. Sebagian lagi diambil dari liputan media massa di hari-hari pertama peristiwa sampai beberapa tahun kemudian. Kisah lain berasal dari pengalaman penulis selama lebih daripada dua tahun tinggal di Aceh. ""Buku Ahmad Arif ini mencoba melintasi reportase. Ada analisi, komentar, riset sejarah, dan lain-lain. Bagi saya, yang menarik justru ketika ia bercerita dari apa yang dilihatnya di lapangan. Tapi pembaca umumnya mungkin dapat memanfaatkan data selebihnya yang cukup banyak dalam buku ini."" -- Goenawan Mohammad, wartawan pemimpin redaksi pertama majalah Tempo Dahsyat! Aku suka gaya bertutur buku ini. Dugaanku,orang akan kepincut membacanya. Buku ini akan membantu memberi framework analysis untuk meliput bencana. Da juga banyak tinjauan kritis yang menelanjangi kelembagaan untuk mendorong perlunya reformasi di bidang ini."" -- Teten Masduki, aktivis antikorupsi, pendiri Indonesia Corruption Watch ""Penulis berhasil menggabungkan reportase yang berkisah dengan kedalaman persoalan yang diungkap secara kritis."" -- Nezar Patria, ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia ""Yang paling saya ingat: cara kerja Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh-Nias yang telah sangat dingin dikuliti dengan kematangan investigasi Ahmad Arif."" -- Azhari, pengungsi dan penulis Aceh ""Buku ini berpesan bahwa laporan jurnalistik bukanlah komoditi yang diproduksi dengan pertimbangan layak jual semata."" -- Masmiar Mangiang, pengajar jurnalistik

Read More
Cover Iman dan Diplomasi Kepustakaan Populer Gramedia
See Detail

Iman dan Diplomasi

Henri Chambert-Loir, dkk


Price
Rp 19,000,-
Synopsis

Sejarah lokal – yaitu keping-keping sejarah nasional Indonesia – dapat digali dari berbagai sumber, antara lain dari naskah-naskah kuno dalam beberapa bahasa daerah. Ternyata, banyak kerajaan di masa lampau mempunyai tradisi penulisan sejarah sendiri. Di Kerajaan Bima, Pulau Sumbawa, NTB, naskah-naskah sejarah itu berlimpah, yang kini perlu diselidiki dan diterbitkan, agar memperluas visi kita tentang keadaan dan perkembangan masyarakat Bima pada masa silam. Buku ini menguak tiga dokumen dari Bima, berasal dari abad ke-18 dan 19, dengan fokus terhadap dua komponen terpenting dari dinamika Kerajaan masa itu, yaitu iman dan diplomasi, atau agama dan politik, atau kebijakan dalam dan luar negeri. Di dalam negeri, pemerintah Bima terus memperdalam dan memperkuat agama Islam sebagai salah satu asas terpenting struktur masyarakat, sedangkan menyangkut luar negeri, pemerintah harus pandai mengatur siasat menghadapi hegemoni Belanda.

Read More
Cover Kepulauan Rempah-rempah Kepustakaan Populer Gramedia
See Detail

Kepulauan Rempah-rempah

M Adnan Amal


Price
Rp 39,000,-
Synopsis

Informasi mengenai Maluku Utara langka. Kalau pun ada berasal dari abad ke-16, ketika Portugis datang. Sejak kedatangan VOC informasi tentang Nusantara melulu di daerah Jawa dan Sumatera. Melalui buku ini Adnal Amal mengisi kekosongan informasi mengenai Maluku Utara sampai selesainya revolusi kemerdekaan. Buku ini terbit pertama kali pada 2007 oleh Gora Pustaka Indonesia, kemudian Pusat Kajian Agama dan Masyarakat UIN Alaudin Makassar.  

Read More
Cover Seri Misteri Favorit 2: Misteri Kota Tua Kepustakaan Populer Gramedia
See Detail

Seri Misteri Favorit 2: Misteri Kota Tua

Yovita Siswati


Price
Rp 29,000,-
Synopsis

Misteri Kota Tua Seorang kakek misterius mengintai rumah Beno! Beno berusaha mengikuti kakek misterius itu. Tetapi kakek tersebut dikabarkan menghilang setelah bertengkar dengan laki-laki bercodet. Dengan dibantu Sari dan Ito, teman barunya, Beno menyelidiki sampai ke bagian-bagian tua kota tempat tinggalnya. Petunjuk mereka hanyalah guntingan surat tua berhuruf Mandarin. Situasi semakin berbahaya saat Beno dan Sari dikuntit dan... Ito diculik! Apa yang sebetulnya terjadi di kota tua itu? Kenapa sepertinya semua orang amat tertarik dengan guntingan surat tua berhuruf Mandarin ini? Baca cerita petualangan seru sambil menambah pengetahuan tentang Indonesia? Asyik banget! Yap, selain cerita, Seri Misteri Favorit ini juga berisi fakta-fakta unik bergambar yang berkaitan dengan ceritanya. Kamu pasti suka!

Read More
Cover Seri Misteri Favorit 1: Misteri Pulau Betuah Kepustakaan Populer Gramedia
See Detail

Seri Misteri Favorit 1: Misteri Pulau Betuah

Tuti Sitanggang


Price
Rp 29,000,-
Synopsis

Misteri Pulau Betuah Ibul, Uti, Hana, dan Syah tersesat! Mereka sedang mengikuti acara lomba menyusuri pantai saat mereka bertengkar, lalu keluar jalur. Kini mereka sampai ke bagian pantai yang banyak hutan bakaunya, terpencil, dan berkarang-karang. Dan, di situ mereka melihat seorang laki-laki berberewok hitam yang sedang menguburkan sesuatu di pasir! Hiii...! Mencurigakan sekali! Apa yang dikubur bapak berberewok itu? Kenapa saat ditanya, bapak itu malah mengusir mereka? Ibul berusaha mencari bantuan ke Pulau Betuah yang tak berpenghuni, tetapi apa yang ia temukan di sana amat mengejutkan! Baca cerita petualangan seru sambil menambah pengetahuan tentang Indonesia? Asyik banget! Yap, selain cerita, Seri Misteri Favorit ini juga berisi fakta-fakta unik bergambar yang berkaitan dengan ceritanya. Kamu pasti suka!

Read More
Cover Tiga Manula Jalan-jalan ke Selatan Jawa Kepustakaan Populer Gramedia
See Detail

Tiga Manula Jalan-jalan ke Selatan Jawa

Benny Rachmadi


Price
Rp 49,000,-
Synopsis

Pantang menyerah mencari Tingal, desa kelahiran Waluyo, Tiga Manula kini menyusuri Selatan Jawa. Tiga makam presiden diziarahi, Solo-Yogya dinikmati, Candi Borobudur didaki, Nusakambangan dijelajahi, dan beragam kuliner dicicipi. Di manakah sebenarnya Tingal berada?

Read More
Cover Growing Pains: Dongeng Happy Single-Mommy Kepustakaan Populer Gramedia
See Detail

Growing Pains: Dongeng Happy Single-Mommy

Tatyana Soebianto


Price
Rp 39,000,-
Synopsis

Growing Pains

adalah proses... nan tak terhindarkan. Tumbuh gigi, seorang bayi rewel berharihari. Tumbuh tinggi, seorang balita bantingbanting kaki karena pegal linu. Juga tumbuh dewasa: Setiap manusia pasti mengalami perjuangan dalam meniti jalan hidupnya.

Dongeng Happy Single-Mommy

Ini buku tentang “tumbuh dewasa”... pengalaman seorang single-mom bersama anaknya.
Isinya tidak haru-biru, tapi juga bukan cuma tentang suka-ria.

Dihiasi ilustrasi-ilustrasi lucu, buku ini ditulis agar pengalaman itu dapat dibagi. Syukur-syukur bila sekaligus dapat menghibur....

Karena kata Tatyana Soebianto:
Hidup ini sungguh mejikuhibiniu! #GrowingPains

Read More
Cover Belajar Huruf Hijaiyah dengan 28 Dongeng Binatang Kepustakaan Populer Gramedia
See Detail

Belajar Huruf Hijaiyah dengan 28 Dongeng Binatang

Tethy Ezokanzo, Dian K.


Price
Rp 69,000,-
Synopsis

“Aku masih ngantuk.
Kenapa, sih, kita harus sholat subuh?” tanya Bako si sapi. Lain lagi dengan kisah Khiro, si domba. Ia tak suka bulunya dicukur untuk dijadikan selimut buat anak-anak panti asuhan.
“Kenapa kita harus mengasihi anak-anak yatim piatu? Aku tak pernah minta apa-apa dari mereka, kenapa harus membantu mereka?” dalih Khiro. membuang sampah di sungai. “Bukan urusanku ini,” pikirnya. Eh, siapa sangka, banjir lalu melanda!  Lalu, apa yang terjadi pada Bako, Khiro, dan Hudi, ya? seru mereka. Cerita-cerita itu ditulis berdasarkan ayat Al Quran dan hadits. Ada permainan serunya juga, lo! Semua dilengkapi dengan ilustrasi yang lucu dan penuh warna.

Uniknya, nama semua tokoh cerita di sini diawali dengan huruf hijaiyah Kamu bisa belajar tentang 28 huruf hijaiyah sambil membaca cerita-cerita Kalau Hudi, si burung hud-hud, diam saja saat melihat teman-temannya Selain tiga cerita tentang mereka, masih ada 25 cerita seru lainnya.

Kenalan dengan Para Penulis, Yuk!
Kak Dian dan Kak Tethy adalah dua penulis yang sudah sering berkolaborasi. Selain buku ini, mereka sudah menulis 3 jilid Komik Cerita Rakyat Indonesia dan buku-buku lainnya yang akan segera terbit. Kalau mau kenalan, add FB Kak Dian didiankrist@yahoo.com
atau follow twitter-nya di @diankrist dan hubungi Kak Tethy di ezokanzo.blogdetik.com. Selamat membaca!

Read More
Cover NOAH 6.903 mil Kepustakaan Populer Gramedia
See Detail

NOAH 6.903 mil

Candra Gautama, Hidayat A


Price
Rp 139,000,-
Synopsis

6.903 Mil berkisah tentang momenmomen penting konser Noah di 2 benua 5 negara dalam 1 hari pada 16 September 2012. Sempat tertunda dua tahun karena Ariel harus mendekam di bui, konser ini menorehkan rekor Muri. Ketegangan dan kekonyolan berpilin menjadi satu narasi. Ditulis dengan gaya catatan harian, buku membawa pada suasana persiapan dan jalannya konser. Ketidakpastian izin Ariel karena masih berstatus bebas bersyarat, rumitnya mengurus visa di Australia, David yang mesti rajin minum obat, atau Ariel yang menolak memotong lagu di tengah konser adalah sebagian dari ilustrasi. 6.903 Mil mendedahkan semangat, keyakinan, dan kerja keras personel Noah dalam meraih mimpi. “Jangan pernah berhenti untuk bermimpi, jangan pernah berhenti untuk berharap, jangan pernah berhenti untuk berusaha selama napas masih ada. Yang terjadi hari ini, rekor ini, tercipta bukan untuk kami, melainkan untuk Sahabat semua.” –Ariel “Sukses konser di Jakarta merupakan bukti bagi suara-suara yang menyatakan Noah tidak bisa mengulang sukses Peterpan. Saya percaya bahwa jika Noah punya kepercayaan diri, kami bisa melakukan lebih dari yang pernah dicapai Peterpan.” –Uki “Tur ke lima negara ibarat study tour di masa SMA, tapi kali ini ke luar negeri. Tentu exciting sekali…. Semua merasa aman karena sekarang ada vokalisnya. Kalau kemarin pas konser Suara Lainnya, itu baru deg-degan karena nggak ada Ariel.” –Lukman “Sukses konser ini adalah kesempatan kedua yang dikasih sama Allah. Coba bayangin, kami pernah dihujat-hujat oleh masyarakat kecil sampai masyarakat atas. Benar, ini kesempatan yang diberikan oleh Allah. Saya tidak tahu sampai kapan.” –Reza “Dalam sepinya malam itu, tanpa voorijder, tanpa tepuk tangan di jalanan, nobody knows siapa yang ada di dalam mobil. Kami kembali menjadi orang biasa.” –David

Read More