Books By Publisher Rayyana Komunikasindo


Categories

Publishers

Cover Ujian Perdamaian Ketika Damai Aceh (Hampir) Terkoyak oleh Pilkada Rayyana Komunikasindo
See Detail

Ujian Perdamaian Ketika Damai Aceh (Hampir) Terkoy ...

Salim Shahab


Price
Rp 100,000,-
Synopsis

Konflik regulasi dalam (persiapan) pelaksanaan Pilkada Aceh 2012, menjalar menjadi konflik antar-institusi antara eksekutif dan legislatif, konflik antar-elite, hingga konflik horizontal antar-pendukung. 
Jika dilihat bahwa mereka yang ada dalam tarik-menarik ini adalah sesama mantan GAM, maka boleh dibilang yang terjadi adalah konflik GAM versus GAM. Akibatnya, pecah insiden kekerasan yang menyebabkan belasan orang tewas. Belum lagi kerugian materiil dan moril yang sulit untuk dihitung. Perhatian nasional, bahkan internasional, pun mulai tertuju ke Aceh. Perdamaian Aceh menjadi “terancam”. 
Buku hasil penelitian pemerhati perdamaian yang juga merupakan tesis dari Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta ini menarik disimak dan dijadikan rujukan. Ditulis dengan gaya populer yang mengalir dan nyaman dibaca. Lengkap dengan data kredibel dengan melakukan wawancara ke sejumlah narasumber yang sesuai dengan tema buku ini.

Read More
Cover Fly to Fight Biografi Komodor Muda Agustinus  Adisutjipto Rayyana Komunikasindo
See Detail

Fly to Fight Biografi Komodor Muda Agustinus Adis ...

Yos Bintoro, Pr.


Price
Rp 100,000,-
Synopsis

Dalam hidupnya yang relatif pendek, Agustinus Adisutjipto telah menunjukkan sikap kepemimpinan teladan.  Ia memiliki karakter seorang pemimpin yang kuat, suatu sifat kepemimpinan yang masih relevan dan dibutuhkan hingga kini. Karena itu, ia tak hanya pantas dikenang sebagai seorang pahlawan, tetapi juga contoh pemimpin yang layak diteladani, dipelajari sikapnya, ditiru semangatnya, dan diresapi karakternya.

Rupanya keteguhan itu membuahkan hasil. Dengan cara yang berliku, akhirnya ia pun sukses jadi penerbang pesawat tempur, bahkan menjadi salah satu yang pertama dari kalangan anak-anak bumiputra. Ketika zaman kemerdekaan tiba, dengan visinya yang jauh ke depan Adisutjipto mendirikan sekolah penerbang. Ia sendiri yang menggagas, menyediakan prasarananya, dan mendidik murid-muridnya langsung oleh dirinya. Kelak lembaga pendidikan yang didirikannya itu menjadi Akademi Angkatan Udara (AAU), salah satu candradimuka penerbang-penerbang nasional di bawah naungan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Read More
Cover Untold Story IPO Telkom di NYSE & BEJ Rayyana Komunikasindo
See Detail

Untold Story IPO Telkom di NYSE & BEJ

Setyanto P. Santosa


Price
Rp 150,000,-
Synopsis

Satu lagi sejarah diungkap melalui lahirnya sebuah buku. Bertempat di Perpustakaan Nasional di kawasan Merdeka Selatan, Kamis (15/2), Setyanto P Santosa, Direktur Utama Telkom periode 1992-1996 meluncurkan buku berjudul “Untold Story IPO Telkom di NYSE & BEJ”. Acara ini dihadiri sejumlah tokoh, diantaranya Menkominfo Rudiantara, Direktur Utama PT. Telkom Tbk dan beberapa pejabat dari Kementrian BUMN dan Pimpinan BUMN lainnya..

Dalam buku tersebut diungkapkan bahwa Telkom menjadi satu-satunya BUMN yang saat ini masih dual listing di Bursa Efek Indonesia (dulu BEJ – Bursa Efek Jakarta) dan di New York Stock Exchange (NYSE).  Di Bursa Efek Indonesia (BEI), Telkom termasuk emiten dengan kapitalisasi tertinggi. Sejak Intitial Public Offering (IPO) pada 14 November 1995, hingga kini (2017), sudah 22 tahun, Telkom masih bertahan menjadi perusahaan publik. Berdasarkan laporan tahunan 2016, publik menguasai 47,91% saham Telkom.

Buku yang mendapat pengantar dari Presiden R.I. ke-3, Prof Dr. BJ Habibie dan sambutan dari Direktur Utama PT Telkom ini mengungkapkan bahwa Telkom bisa dual listing melalui proses yang cukup panjang dan berliku yang bahkan hampir batal karena kekuatan politik saat itu. Kejadian akan adanya pembatalan itu, seperti diungkap dalam buku tersebut, sempat membuat para petinggi Telkom kalang kabut, dan berupaya untuk mencegahnya.

Read More
Cover TNI dan Damai di Aceh - Catatan 880 Hari Pra dan Pasca-MoU Helsinki Rayyana Komunikasindo
See Detail

TNI dan Damai di Aceh - Catatan 880 Hari Pra dan P ...

Laksda TNI Soleman B. Ponto, ST, MH


Price
Rp 125,000,-
Synopsis

Buku ini mengupas banyak hal, yang merupakan kumpulan catatan, refleksi, sekaligus kesaksian seorang prajurit TNI yang mendapat panggilan tugas memelihara perdamaian. Didalamnya disajikan tentang peran TNI sebagai bagian penting dalam upaya mendukung perdamaian di Aceh.

Di tengah sosok TNI yang sering dipojokkan dalam proses perdamaian, sebagai akibat warisan sejarah muram di masa lalu, di dalam buku ini secara terang benderang ditunjukkan bahwa TNI mempunyai komitmen yang kuat untuk tunduk pada MoU Helsinki yang telah ditandatangani kedua belah pihak yang sebelumnya bertikai. Ini penting untuk dijadikan catatan sejarah.

Read More
Cover Beyond The Limits - Menembus Batas Profesi Dokter Rayyana Komunikasindo
See Detail

Beyond The Limits - Menembus Batas Profesi Dokter

Dr. H. Abdul Radjak, DSOG


Price
Rp 80,000,-
Synopsis

Dalam banyak referensi, kitab suci, dan kata-kata bijak, sering muncul semangat, motivasi, dan dorongan untuk meyakinkan bahwa setiap masalah selalu ada solusinya. Buku yang sedang 
pembaca pegang ini juga menggambarkan hal yang sama, namun dengan sentuhan yang berbeda. Bagi penulis buku ini, Dr. H. Abdul Radjak, DSOG, setiap keterbatasan ada solusinya dan di baliknya ada 
peluang yang bisa dikembangkan. Pengalaman penulis sebagai dokter spesialis kandungan yang menembus batas profesinya sangat menarik untuk disimak dan dijadikan pembelajaran bagi banyak kalangan.

Khususnya, bagi generasi muda saat ini yang cenderung berpikir dan bertindak serba instan. Mindset yang memandang keterbatasan dari sisi positif yang digambarkan oleh penulis, menunjukkan 
semangat menghapus keterbatasan dengan kerja keras untuk meraih sukses. Etos yang pantas dimiliki setiap orang yang mau maju.

Read More
Cover To See The Unseen - Scenes Behind The Aceh Peace Treaty Rayyana Komunikasindo
See Detail

To See The Unseen - Scenes Behind The Aceh Peace T ...

Farid Husain


Price
Rp 150,000,-
Synopsis

"Shortly after we stopped, there were men dressed in stripes of different colored beret. They carry M-16 weapons. Two of them opened the truck door for me ..., Soon two more people came-two people, until finally eight people. Two people flanking me while six others are behind me, all of them back to back and watchful. "

That is a bit of Farid Husain's travel record when entering the forest to meet the GAM Commander, Sofyan Dawood, in the task of pioneering peace between the Government and the Free Aceh Movement (GAM). In this book, Farid Husain explicitly presents exclusive stories that have never been revealed behind the Government's success in addressing the conflict in Aceh. Including how initially Jusuf Kalla received 'orders' to deal with conflicts in Poso, Ambon and later Aceh, and his unusual approach to tracing GAM leaders to Acehnese food stalls in Banhil, Ljok Sukon, Singapore, Holland to Stockholm , Sweden.

Read More
Cover To See The Unseen: Kisah di Balik Damai di Aceh Rayyana Komunikasindo
See Detail

To See The Unseen: Kisah di Balik Damai di Aceh

Farid Husain


Price
Rp 100,000,-
Synopsis

“Jadi, tugasnya (Farid), kalau dari sudut saya sebagai bekas pengusaha adalah menawarkan, menjual, dan melaksanakan 
kegiatan purnajual. Kalau dari sisi Dr. Farid sebagaimana dokter bedah, mulai dengan memeriksa, mengambil tindakan, dan 
recovery. Tugas itu selalu dilaksanakan dengan tulus, bertanggung jawab, dan dengan gembira. Karena itu selalu saja dia dapat 
menemukan jalan yang kita tidak lihat.”
M. Jusuf Kalla
Wakil Presiden Republik Indonesia

Read More
Cover Paradoks Politik Hati Nurani: Mengupas Popularitas VS Elektabilitas Pemilu 2014 Rayyana Komunikasindo
See Detail

Paradoks Politik Hati Nurani: Mengupas Popularitas ...

Ir. H. Didi Apriadi, M. Ak


Price
Rp 85,000,-
Synopsis

Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 memberikan pembelajaran yang sangat berarti bagi bangsa Indonesia. Untuk ketiga kalinya, rakyat Indonesia memilih secara langsung para wakilnya di legislatif (DPRD, DPD, dan DPR RI) maupun presiden dan wakil presiden. Penyelenggaraan pemilu kali ini pun kembali berjalan lancar. Tentu ini menjadi prestasi yang luar biasa bagi bangsa Indonesia.

Sebagai bangsa yang memiliki jumlah pemilih hampir 200 juta orang, menyelenggarakan pemilu di Indonesia bukan suatu hal yang mudah.  Banyaknya partai peserta pemilu (12 partai nasional), pada dasarnya menyimpan potensi akan timbulnya berbagai gesekan yang memicu pertikaian baik secara fisik maupun politik yang tidak biasa, baik antar-partai peserta pemilu maupun antara para pendukungnya.

Kekhawatiran ini wajar karena tiap partai memiliki latar belakang dan ideologi yang berbeda dengan fanatisme dan loyalitas pendukung yang begitu kuat. Namun, dengan makin dewasanya para pengurus dan kader partai, makin baiknya penyelenggara dan pengawas pemilu, peraturan dan perundang-undangan yang makin menjangkau dan mengakomodasi hak-hak rakyat, serta makin pahamnya rakyat akan haknya dan makna pemilu, maka ekses-ekses negatif yang semula dikhawatirkan akan muncul pada akhirnya tidak terjadi.

Read More
Cover Dari Bom Bali Hingga Tragedi Sukhoi: Keberhasilan DVI Indonesia dalam Mengungkap Berbagai Kasus Rayyana Komunikasindo
See Detail

Dari Bom Bali Hingga Tragedi Sukhoi: Keberhasilan ...

AKBP dr. Sumy Hastry Purwanti, SpF. DFM


Price
Rp 75,000,-
Synopsis

Buku ini disusun sebagai suatu bacaan ilmiah mengenai proses dan hasil yang telah dicapai dalam identifikasi korban bencana massal, juga ditujukan untuk masyarakat secara umum agar dapat lebih memahami dan mengetahui tugas-tu-gas Tim DVI Indonesia dalam melakukan identifikasi korban meninggal secara massal akibat bencana alam yang natural ataupun bencana karena ulah manusia. Serta diharapkan pula dapat membantu mahasiswa dan praktisi hukum atau teman- teman yang tertarik dengan bidang DVI untuk menambah wawasan dan informasi.

Buku ini menarik dan mudah dicerna karena disajikan secara populer sehingga membantu masyarakat untuk lebih memahami manfaat dan pentingnya ilmu forensik. Variasi kasus yang disajikan membantu para pembaca dari kalangan kedokteran ataupun disiplin ilmu lainnya untuk belajar dari kasus-kasus yang pernah ditangani.  
Andy F. Noya
HOST KICK ANDY 

Read More
Cover 25 Tahun Rumah Sakit Khusus Ginjal (RSKG) Ny. R.A. Habibie Rayyana Komunikasindo
See Detail

25 Tahun Rumah Sakit Khusus Ginjal (RSKG) Ny. R.A. ...

Salim Shahab & Maulana Yudiman


Price
Rp 50,000,-
Synopsis

Dua puluh lima tahun mungkin bukan waktu singkat. Jika dianalogikan dengan usia manusia,
pencapaian RSKG Ny. R.A. Habibie ibarat transisi dari usia remaja memasuki dewasa.
Banyak suka dan duka yangn dialami, tetapi tidak sedikit pula keberhasilan dan kesuksesan yang berhasil diraih.
Tentunya masih banyak tantangan menyongsong di masa depan. namun RSKG Ny. R.A. Habibie
telah membuktikan mampu terus hadir untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan penuh cinta 
dan menjadikan pasien sebagai bagian dari keluarga besar RSKG Ny. R.A. Habibie."

Read More
Cover Kanker Bukan Titik Akhir: Pengalaman, Perintisan, dan PengembanganBidang Hematologi – Onkologi Medis Rayyana Komunikasindo
See Detail

Kanker Bukan Titik Akhir: Pengalaman, Perintisan, ...

Prof. Dr. dr. Arry Harryanto Reksodiputro SpPD KHOM


Price
Rp 80,000,-
Synopsis

Salah satu penyakit menakutkan adalah kanker. Saat ini (2016), dari tiap 1.000 warga Indonesia, 4,3 orang di antaranya terkena kanker, mulai dari kanker jinak hingga kanker ganas. Kanker tak hanya mematikan, tetapi obatnya juga mahal. Ini buah simalakama. Jika habis-habisan mengobati pasien, keluarganya bisa jatuh miskin padahal belum tentu tertolong.

 

Prof. Dr. dr. Arry Harryanto Reksodiputro punya nasihat penting yang ditulisnya dalam buku ini. Sebagai seorang ahli, Prof. Arry banyak memberikan pijakan penting di dunia kedokteran Indonesia, terutama di bidang hematologi, onkologi medik, dan kanker. Ia tak hanya menangani, melakukan penelitian tentang kanker dan pengobatannya, tetapi juga memelopori pendirian rumah sakit khusus kanker, yaitu RS Kanker Dharmais. Selain itu, Prof. Arry sangat memperhatikan pengembangan sumber daya manusia di bidang ahli kanker dengan mengirim banyak dokter belajar di luar negeri. Prestasinya sangat mentereng. Dialah yang memimpin tim transplantasi sumsum tulang belakang pertama di Indonesia. Dia juga yang mengembangkan Subbagian Hematologi-Onkologi Medik hingga menjadi bagian penting dari Bagian Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM.

 

Sebagai seorang ahli darah, ia pernah menjadi anggota Tim Dokter Kepresidenan di era Presiden Soeharto. Mengingat prestasi dan kepionirannya itu, menelusuri perjalanan hidupnya menjadi sesuatu yang menarik karena memahami alasan, filosofi, dan lika-liku dunia kedokteran di Indonesia di bidang yang jadi keahliannya tersebut. Yang menarik. Prof. Arry mengatakan bahwa masalah kanker harus ditangani oleh tim yang terdiri dari berbagai ahli. Jadi, kanker bukan urusan seorang ahli.  Selain itu, menurutnya, kanker bukanlah titik akhir.###

Read More
Cover Revitalisasi Puskesmas: Perbaikan Bermakna Kesehatan Rakyat, Berbakti Kepada Negeri Rayyana Komunikasindo
See Detail

Revitalisasi Puskesmas: Perbaikan Bermakna Kesehat ...

Adnan Mahmoed, dr., MPH.


Price
Rp 150,000,-
Synopsis

Jargon “Revitalisasi Puskesmas” dan juga “Revitalisasi Posyandu” sudah beberapa kali diucapkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam kaitan program kerjanya, bahkan program 100 hari pertamanya. Namun, bagaimana konsep revitalisasi dan bagaimana  pelaksanaannya,  nyaris  tak  terdengar.  Sering  pengertian  revitalisasi diwujudkan dalam anggaran yang cukup besar; tentu dengan maksud agar Puskesmas dan Posyandu dapat melaksanakan rutinitasnya. Seolah-olah masalah yang dihadapi ialah Puskesmas dan Posyandu tak berdaya tanpa adanya dana. Dr. Adnan Mahmoed, MPH,  yang  pernah  menjadi  Kakanwil  Kesehatan  di  dua  provinsi  yang  berbeda, membuat perincian yang lebih berkonsep tentang Revitalisasi Puskesmas ini. 

dr. Kartono Mohamad 
Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI)

Read More
Cover Jangan Lepas Papua - Mencermati Operasi Militer di Papua. Sebuah Kajian Hukum Humaniter dan Hukum HAM Rayyana Komunikasindo
See Detail

Jangan Lepas Papua - Mencermati Operasi Militer di ...

Laksda TNI Soleman B. Ponto, ST, MH


Price
Rp 75,000,-
Synopsis

Gerakan separatisme di Papua (Organisasi Papua Merdeka/OPM) sepuluh tahun lebih tua dari gerakan separatisme di Aceh (Gerakan Aceh Merdeka/GAM). OPM dibentuk tahun 1965, sedangkan GAM tahun 1976. Namun, ketika konflik Aceh sudah selesai, konflik di Papua masih sering timbul. Padahal pemerintah, dalam hal ini TNI, juga melakukan penanganan yang sama dengan mengirimkan tentara untuk menghadapi kelompok bersenjata. Hanya saja, dilihat dari segi hukum internasional, gerakan separatisme di Aceh dan gerakan separatisme di Papua sangat berbeda. Di Aceh jelas pemimpinnya, jelas wilayah yang dikuasai kaum separatis, dan jelas pula intensitas serangan-serangannya. Sementara di Papua, meski ada pemimpinnya, tetapi pemimpinnya banyak karena ada beberapa kelompok gerakan bersenjata yang satu sama lain tidak ada saling keterkaitan.

Buku ini merupakan hasil kajian ilmiah yang telah melewati proses pengujian di hadapan forum akademis. Dalam buku ini dijelaskan, jika negara (dalam hal ini TNI) melakukan pelanggaran HAM, Papua justru bisa lepas dari NKRI. Berbagai contoh fenomena diluar negeri dijadikan referensi penguatan terhadap argumentasi yang digunakan oleh Penulis.

Read More
Cover Kegawatdaruratan dan Bencana  Solusi dan Petunjuk Teknis Penanggulangan Medik & Kesehatan Rayyana Komunikasindo
See Detail

Kegawatdaruratan dan Bencana Solusi dan Petunjuk ...

Prof. DR. Dr. Aryono D. Pusponegoro, Sp.B.-KBD/Trauma dan Dr. Achmad Sujudi, Sp.B., MHA


Price
Rp 200,000,-
Synopsis

Buku ini menjabarkan secara detail bagaimana solusi dan petunjuk teknis penanggulangan medik dan kesehatan dalam situasi kegawatdaruratan dan bencana. Hal yang dibahas mulai dari apa itu bencana, faktor penyebab bencana dan prinsip-prinsip penanganannya serta risiko-risiko medisnya, bagaimana melakukan penanganan di tempat kejadian sebelum tenaga medis tiba, penangan di dalam ambulans, penanganan di rumah sakit, sistem manajemen Unit Gawat Darurat, evakuasi, penanganan korban pasca bencana, menangani pengungsi, pendidikan penanganan kegawatdarurtan dan bencana, dan lain-lain.

Bahkan dibahas juga bagaimana sistem di rumah sakit harus dibangun sehingga ketika bencana terjadi dan banyak korban masuk ke rumah sakit, rumah sakit bersangkutan tidak kelebihan beban sehingga pasien-pasien sebelumnya tetap mendapat layanan dengan semestinya sementara korban bencana bisa ditangani dengan baik. Karena rinci, buku ini jadi cukup tebal (610 halaman), dan itu menjadikan buku ini sangat bernilai bagi yang memilikinya.

Read More
Cover Menjadi Seniman Organisasi Seni Mengelola Healhtcare Industry Rayyana Komunikasindo
See Detail

Menjadi Seniman Organisasi Seni Mengelola Healhtca ...

Achmad Sujudi


Price
Rp 100,000,-
Synopsis

Dalam banyak institusi dan organisasi, para pemimpin terkadang “buta” dalam melihat institusinya secara utuh. Fanatisme pada satu aliran dengan mengesampingkan aliran yang lain, disadari ataupun tidak, sering diterapkan oleh seorang manajer. Keberhasilan metode di satu tempat, tidak otomatis berhasil di tempat lain.  Ada banyak faktor yang memengaruhinya. Di sinilah dibutuhkan kreativitas pemimpin dalam menjalankan manajemen.

Dalam buku ini, penulis mengajak para (calon) manajer menyadari bahwa manajemen adalah suatu keterampilan dan seni, sementara para manajernya adalah seniman. Disajikan dengan bahasa yang mudah dicerna, dilengkapi dengan sejumlah grafik, tabel dan ilustrasi, serta contoh-contoh fenomena yang ada di sekitar kita, khususnya di dunia pelayanan kesehatan yang membantu pembaca memahami isi tulisan dan makna di baliknya. Cocok untuk dijadikan acuan oleh para praktisi dan akademisi serta mahasiswa di dunia pelayanan kesehatan.

Read More
Cover The Real Steel Good vs Evil Rayyana Komunikasindo
See Detail

The Real Steel Good vs Evil

Ahmad Ali Rayyan Shahab


Price
Rp 45,000,-
Synopsis

Ahmad Ali Rayyan Shahab.
Lahir 9 tahun silam di Jakarta, tepatnya 28 Meai 2008. Saat ini masih menjadi siswa kelas 3 SDIT Buah Hati -- Jakarta Timur.
Kegemarannya bercerita dan menceritakan kembali yg ia tuangkan dalam bentuk dialog di kertas inilah yang mendorong
penerbit mengajaknya untuk lebih serius menyusun buku seperti yang pembaca pegang saat ini.

Read More
Cover Dasar-Dasar Endokrinologi Rayyana Komunikasindo
See Detail

Dasar-Dasar Endokrinologi

H. Alwi Shahab


Price
Rp 100,000,-
Synopsis

Endokrinologi adalah bagian ilmu pengetahuan kedokteran yang mempelajari tentang hormon dan komunikasi antar-sel di dalam tubuh. Komunikasi yang efektif antara berbagai sel di dalam tubuh sangat penting untuk memfasilitasi kerja organ-organ tubuh secara baik.

Buku ini membahas tentang peranan kelenjar-kelenjar endokrin dalam mengatur keseimbangan homeostasis tubuh manusia, dasar-dasar patofisiologi setiap kelainan kelenjar endokrin, serta pendekatan diagnosis dan tatalaksana dari kelainan-kelainan tersebut. Penulis menyajikannya secara komprehensif dan dengan gaya bahasa yang memudahkan pembaca memahaminya.

Karena itu, buku teks tentang dasar-dasar endokrinologi ini kiranya dapat dijadikan sebagai salah satu rujukan bagi mahasiswa kedokteran Indonesia umumnya, khususnya para peserta program pendidikan Dokter Spesialis Ilmu Penyakit Dalam dan pendidikan Konsultan Endokrinologi Metabolisme dan Diabetes, serta para praktisi kedokteran yang berminat di bidang endokrinologi.

Buku ini menjadi sangat berarti karena made in Indonesia di tengah buku-buku sejenis yang diimpor dari luar negeri. 

Read More
Cover From Bali Bombing to Sukhoi Tragedy: Indonesian DVI Success Story In Solving Identification Cases Rayyana Komunikasindo
See Detail

From Bali Bombing to Sukhoi Tragedy: Indonesian DV ...

AKBP dr. Sumy Hastry Purwanti, SpF. DFM


Price
Rp 100,000,-
Synopsis

“I wish to extend my appreciation to the writers who have compiled this book, so that the various operations of the DVI has been implemented in Indonesia can be seen clearly by various circles. I hope this book will be beneficial to all parties, as well as being a reference and enlightenment for the DVI Team field officers, especially in building the cohesiveness of the team in order to achieve successful implementation of the operation.” 

POLICE GENERAL Drs. SUTARMAN 
Chief of Indonesian National Police

Many times disasters – be them natural disasters or man-caused disasters- cannot be predicted. There are at least four reasons which make the identification of victims is absolutely needed. First, to control over the confusion among the society, particularly in relations to the psychological condition of the victims' family members. Second, to help enforce the human rights of those identified. Third, to provide legal supports for the victims' heirs (for example in life insurance). Fourth, to help find the criminal perpetrators in certain cases, such as in bomb blast,  terrorism, etc.

The Disaster Victim Identification (DVI) is a procedure to identify dead victims of disasters which can be justified legally and scientifically and be based on the Interpol DVI Guideline.

This book reveals facts, figures, and chronologies of 17 disasters directly handled by the writer. Not only in Indonesia where disasters have frequently occurred, but also in Victoria, Australia, where the writer was asked by the Australian team to help solve the case of bushfire.

Read More
Cover PALU & GODAM MELAWAN KEANGKUHAN Kisah di Balik Permohonan Maaf pada Korban Pelanggaran HAM Peristiwa 1965 - 1966 Rayyana Komunikasindo
See Detail

PALU & GODAM MELAWAN KEANGKUHAN Kisah di Balik Per ...

Rusdy Mastura


Price
Rp 80,000,-
Synopsis

Tak bisa dipungkiri bahwa banyak dari para (keluarga) korban Peristiwa 1965-1966 di negeri ini yang masih menderita. Secara lahir maupun batin. Tak terkecuali di kota Palu – Sulawesi Tengah. Mereka terjerat dengan stigma yang membuatnya terpenjara di tengah kota. Mereka hidup, tapi seperti tak hidup karena Hak Asasi Manusia (HAM) mereka sejak lama terampas. Sebagian besar dari mereka tak lagi memikirkan politik. Baginya, urusan dasar HAM saja sudah sangat sulit mereka capai.  Satu hal yang diperjuangkannya adalah rehabilitasi. Banyak di antara mereka yang sebenarnya bukan pelaku, tetapi terlanjur dihukum.

Langkah berani dilakukan oleh Rusdy Mastura, penulis buku ini. Ia lawan ‘keangkuhan’ sejarah dengan meminta maaf kepada keluarga korban pelanggaran HAM peristiwa 1965-1966. Inilah salah satu jalan rekonsiliasi. Dengan kekuasaannya sebagai Walikota (2005-2015), Rusdy mengambil sejumlah kebijakan hukum yang dapat mengangkat harkat dan martabat mereka sejajar sebagai sesama manusia. Dialah satu-satunya pemimpin politik di Indonesia dari mulai Presiden hingga bupati yang melakukan langkah kemanusian seperti ini. Tak heran kalau sejumlah pihak memberikan apresiasi.

Apresiasi diantaranya datang dari Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, SH Pakar Hukum ?Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (2003-2008). Menurut Jimly: “Orang seperti Pak Rusdy Mastura ini harus didukung, harus diberi penghargaan. Tetapi yang penting adalah dukungan politik & moral. (Kebijakan dia) Jangan disalahkan, tapi diberi penghargaan”.

Sementara Prof Dr Saparinah Sadli, Ketua Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan, 1998-2004) yang juga salah seorang pendiri Pusat Studi Kajian Wanita UI mengatakan,  “Yang menarik dari Pak Walikota ini adalah, bagaimana proses hingga akhirnya beliau mengambil keputusan tegas melakukan permohonan maaf kepada korban peristiwa pelanggaran berat HAM ini. Saya pikir pemimpin lain bisa meniru langkah seperti yang dilakukan oleh Walikota Palu ini”

Read More
Cover Mengenal DNA: Populasi Batak, Jawa, Dayak, Toraja, dan Trunyan Rayyana Komunikasindo
See Detail

Mengenal DNA: Populasi Batak, Jawa, Dayak, Toraja, ...

AKBP dr. Sumy Hastry Purwanti, SpF. DFM


Price
Rp 80,000,-
Synopsis

Tantangan terbesar dunia forensik adalah mempercepat uji forensik untuk menentukan identitas korban secepatnya. Ketika korban kecelakaan pesawat yang jumlahnya puluhan hingga ratusan dan baru ditemukan beberapa minggu atau beberapa bulan kemudian, kesulitan yang dihadapi adalah menemukan identitas korban karena kondisi tubuh korban sudah tidak utuh. Untuk menentukan identitas itu, salah satunya dilakukan dengan uji forensik DNA. 

Akan tetapi, uji DNA ini memakan waktu yang lama dan bahkan bisa hingga berbulan-bulan. Padahal keluarga ingin menguburkan secepatnya dan tentunya tak menghendaki jasad korban yang diterimanya salah.

Hambatan itu terpecahkan dari hasil penelitian AKBP Sumy Hastry Purwanti, Kepala Sub Bidang Kedokteran Kepolisian (Dokpol) Bidang Kedokteran Kesehatan (Dokkes) di Polda Jawa Tengah. Ia berhasil menemukan DNA lima populasi yang mewakili kelompok terbesar populasi di Indonesia yaitu Jawa, Batak, Dayak, Toraja, dan Trunyan. Penelitiannya dilakukan terhadap bagian D-Loop Mitokondria DNA. Di tingkat Asia sudah ada database DNA, tetapi lima populasi ini belum ada. Dengan ditemukannya jejak genetika kelima populasi ini, referensi penelusuran DNA seseorang bisa lebih cepat dilakukan.

Keberhasilan itu diperoleh setelah penulis mempertahankan disertasinya yang berjudul Variasi Genetika pada Populasi Batak, Jawa, Dayak, Toraja dan Trunyan dengan Pemeriksaan D-Loop Mitokondria DNA untuk Kepentingan Identifikasi Forensik untuk meraih gelar doktor dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya. Dengan keberhasilannya itu, Hastry menjadi doktor Polri pertama pada bidang spesialis ilmu kedokteran forensik. Sebelumnya ia menjadi Polwan pertama yang bergelar dokter spesialis forensik.

Buku ini ditulis berdasarkan disertasinya. Karena pentingnya hasil penelitian ini maka diharapkan buku ini dapat membantu memecahkan berbagai macam kasus yang berhubungan dengan identifikasi korban manusia yang belum dikenal akibat bencana atau kejadian massal.

Read More